Worth the Muach.

Museum Tragedi 12 Mei 1998 Universitas Trisakti

Museum Tragedi 12 Mei 1998 Universitas Trisakti

Museum

★ 4.932 reviews

Museum of the May 12, 1998 Tragedy is a museum dedicated as one of the proofs of the struggle of 1998 students. We collected information from various archives, documents, and objects related to the May 12, 1998 tragedy to be disseminated to the general public.

  • Tomang, Grogol petamburan, West Jakarta City, Jakarta, Indonesia
  • Today · 9 am–4 pm
    • Thursday: 9 am–4 pm
    • Friday: 9 am–4 pm
    • Saturday: 9 am–4 pm
    • Sunday: Closed
    • Monday: 9 am–4 pm
    • Tuesday: 9 am–4 pm
    • Wednesday: 9 am–4 pm
  • +62 21 5663232
  • humas.trisakti.ac.id

Google reviews

Visitor reviews on Google Maps

4.932 reviews
See all reviews ↗
David Straub3 years ago
★★★★★

Small but moving exhibition dedicated to the students who protested against the Suharto regime in 1998, including four students from Universitas Trisakti who were killed by government forces. Displays are in Bahasa. People from off campus can enter the campus to see the exhibition, which is located in the main administrative building.

View on Google
RMM A7 months ago
★★★★★

museum terletak di gedung rektorat (gedung m / syarief thayeb). berupa satu ruangan kecil di lantai dasar gedung tsb, pintu masuk museum persis di area kanan/barat lobi gedung tsb. masuk museum gratis. monumen peringatannya ada di area parkir di seberang pintu masuk gedung m.

View on Google
Hatoguan sinaga sinaga2 years ago
★★★★★

Museum Tragedi 12 Mei 1998 Trisakti adalah tempat yang mengenang dan memperingati peristiwa tragis yang terjadi di Universitas Trisakti, Jakarta pada tanggal 12 Mei 1998. Berikut adalah ulasan singkat mengenai museum ini: 1. Pengenangan Peristiwa Bersejarah: Museum ini didedikasikan untuk mengenang mahasiswa yang gugur dalam peristiwa tragis 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti. Pengunjung dapat mempelajari sejarah dan latar belakang peristiwa tersebut melalui berbagai artefak, foto, dan dokumen yang dipamerkan. 2. Pendidikan dan Kesadaran: Museum ini berfungsi sebagai sarana pendidikan publik untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perdamaian, hak asasi manusia, dan demokrasi. Pengunjung diajak untuk merefleksikan makna dari peristiwa tragis ini dan menghormati para korban. 3. Arsitektur dan Tata Letak: Museum ini didesain dengan tata letak yang menggambarkan suasana yang serius dan mengharukan, menciptakan pengalaman yang mendalam bagi pengunjung. Penataan ruang dan penempatan artefak didesain untuk memberikan pengalaman yang bermakna. 4. Pentingnya Pelestarian Sejarah: Museum Tragedi 12 Mei 1998 Trisakti berperan penting dalam pelestarian sejarah Indonesia modern. Ini tidak hanya mengenang peristiwa tragis, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai keadilan, persatuan, dan martabat manusia kepada generasi muda. 5. Pusat Refleksi dan Perenungan: Museum ini juga menjadi tempat untuk refleksi pribadi dan perenungan tentang pentingnya perdamaian dan keadilan sosial di masyarakat. Pengunjung dapat mengambil hikmah dari peristiwa tragis ini untuk membangun masa depan yang lebih baik. Museum Tragedi 12 Mei 1998 Trisakti adalah tempat yang berharga untuk belajar sejarah dan menelusuri peristiwa yang mengubah arah sejarah Indonesia. Dengan tujuan edukatif dan menginspirasi, museum ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk lebih memahami dan menghargai perjalanan bangsa.

View on Google
Rahmat Hidayat1 years ago
★★★★★

Museum Reformasi" di Indonesia umumnya merujuk pada Museum Tragedi 12 Mei 1998 atau yang juga dikenal sebagai Museum Reformasi 12 Mei 1998 yang berlokasi di Universitas Trisakti, Jakarta. Apa itu Museum Reformasi (Tragedi 12 Mei 1998)? Museum ini adalah sebuah fasilitas yang dibangun untuk mengenang dan mendokumentasikan peristiwa tragis pada tanggal 12 Mei 1998, di mana empat mahasiswa Universitas Trisakti gugur tertembak saat demonstrasi menuntut reformasi. Peristiwa ini menjadi salah satu pemicu utama runtuhnya rezim Orde Baru dan dimulainya era Reformasi di Indonesia. Tujuan Museum Reformasi: * Mewujudkan museum sebagai sumber informasi dan pengetahuan mengenai Tragedi 12 Mei 1998. * Menyimpan dan melestarikan koleksi serta arsip sejarah terkait Tragedi 12 Mei 1998. * Memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat mengenai sejarah tragedi 12 Mei 1998. * Mengedukasi masyarakat mengenai nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia. * Mengenang perjuangan mahasiswa dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan reformasi. Sejarah Singkat: Museum ini didirikan pada tahun 1999, setahun setelah peristiwa penembakan tragis tersebut. Museum ini menyimpan berbagai macam koleksi terkait dengan peristiwa Tragedi Trisakti, seperti foto, video, kliping berita, barang-barang peninggalan para korban, dan lukisan yang menggambarkan peristiwa tersebut. Arti "Reformasi" dalam Konteks Indonesia: Dalam sejarah Indonesia, "Reformasi" mengacu pada periode perubahan drastis dan signifikan yang dimulai pada akhir tahun 1990-an, khususnya setelah lengsernya Presiden Soeharto pada Mei 1998. Reformasi ini membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk: * Demokratisasi: Pembukaan ruang yang lebih luas bagi partisipasi politik, pemilihan umum yang bebas dan adil, serta kebebasan berpendapat dan media. * Penegakan HAM: Penguatan perlindungan hak asasi manusia dan pemberantasan korupsi. * Perkembangan Media dan Informasi: Kebebasan pers yang lebih besar dan akses publik terhadap informasi yang lebih transparan. * Perubahan Struktur Kenegaraan: Penataan ulang konstitusi dan perundangan. Jadi, "Museum Reformasi" adalah tempat yang sangat penting untuk memahami salah satu babak krusial dalam sejarah modern Indonesia dan menghargai perjuangan untuk demokrasi dan hak asasi manusia

View on Google

Been here? Checkii!

  • Keep track of places you've been
  • Share your experience
  • Help others discover great places

Also worth it around here